-->

Tangan Kanan Memberi, Beritahu Tahu Tangan Kiri Biar Ikut Memberi. - #SedekahRombongan

Tangan Kanan Memberi, Beritahu Tahu Tangan Kiri Biar Ikut Memberi. - #SedekahRombongan

Kurir @aisyahnka & Anak Yatim

October 19, 2012 at 3.22 AM.

Terbangun sepagi ini sungguh membuatku tak akan bisa membuatku tertidur lagi. Perlahan kupegang smartphone yang sudah mulai usang dan kubuka beberapa menu untuk sekedar iseng melihat berita atau cek beberapa teman yang barang kali belum tertidur.

Akhirnya kubuka akun twitter dan kusapa beberapa follower yang mungkin sedang bermimpi indah pagi ini. Sambil ngetwit beberapa hal yang mengganjal isi otak, kubuka beberapa kali aplikasi bbm dan ternyata masih ada beberapa teman yang masih terjaga.
Kusapa @aisyahnka teman kenalan di twitter yang berlanjut diwhawtsapp dan bbm. Dialah yang memperkenalkan pada #SedekahRombongan sebuah organisasi dibawah birokrasi Allah SWT. Saat ini dia sedang perjalanan dari Jogja menuju Solo karena ada pasien yang meninggal dunia. “Innalillahi Wa Innailahi Roji’un, Semoga Arwah diterima disisi Allah SWT. Aamiin “

Terima kasih pada @aisyahnka dan teman-teman #SedekahRombongan yang telah memperkenalkan pada komunitas ini. Dengan sedikit kesempatan yang aku miliki akan kucoba semaksimal mungkin untuk membantu gerakan ini. 
Aku teringat beberapa sms dari suami pasien yang baru selesai ditangani  beberapa hari yang lalu. Entah apa perasaan ini? Bingung, sedih, bahagia, haru semua berkecamuk menjadi satu.

“Saya pribadi sangat terharu pak, ada yang bantu sewaktu saya sudah tidak ada sama sekali, ada perasaan sedih, senang karena bisa nebus obat pak. Terima kasih untuk semua yang ada di SR salam dari keluarga pak”
Dalam sms selanjutnya, setelah saya jawab beliau mengatakanan:
“Ini suatu teguran buat saya agar lebih mempertebal keimanan kepada Allah SWT. Apa yang saya alami melewati bapak pertolongan itu ada”

Sebelumnya saya katakan pada Pak Sona (Suami Pasien) bahwa kita semua meyakini bahwa Allah tidak akan pernah memberikan cobaan diluar kemampuan kita.
Ibu Susilawati, di-Diagnosa Dokter dengan hasil NCB SMK SC yang katanya adalah perobekan r***m pasca melahirkan. Entahlah, itu bahasa kedokteran yang disampaikan iforman melalui sms. Untuk pengobatan sudah ditanggung pemerintah melalui SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), akan tetapi pemerintah tidak memberikan jaminan terhadap kondisi diluar pengobatan. Disinilah #SedekahRombongan hadir sebagai back up biaya diluar tanggungan SKTM. 

Terima kasih disampaikan kepada para sedekah holic yang telah mempercayakan amanah kepada kami, Insya Allah kami akan sampaikan 100% kepada pasien. Kami para kurir tidak pernah mengambil RP.1,- pun untuk kami pergunakan secara pribadi. Bahkan bila perlu kami keluarkan biaya sendiri untuk akomodasi.

Terima kasih kepada semua rekan yang telah memperkenalkan kepada saya tentang nilai-nilai kemanusiaan ini. Bagiku, kebahagiaan adalah saat kita mampu memberi. Kebahagiaan adalah disaat kita mampu lebih berarti bagi siapapun. Kebagahagiaan adalah ketika mereka mau medoakan kita dengan tulus ikhlas.

Perjalanan ini sangat panjang dan akan terus berlangsung, anda mungkin tidak akan percaya sampai bergabung bersama kami. Ketulusan membawa kami menjalin nilai-nilai kemanusian menjadi suatu nilai keluarga. 
Akhirnya ;
“Sebaik-baik Manusia adalah yang paling bermanfaat bagi yang lainnya”
Semoga, setelah saat ini kita menjadi lebih bermanfaat dan lebih berarti bagi siapapun. Aamiin.


Share:

Posting Lainnya:

Disqus Comments