Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit...
Tak ada gunung yang tak bisa untuk didaki...
Dimana ada kemauan disitu jalan...
Barang siapa bersungguh-sungguh niscaya akan berhasil...
Sungguh, kata-kata yang sangat mujarab bagi orang-orang yang sedang putus asa. Aku tertunduk lesu tanpa semangat dalam pesta perpisahan itu. Sementara yang lain sedang asik menikmati music, beberapa yang lain lagi sedang membicarakan masa depan masing-masing. Kemana setelah lulus sekolah, kemana setelah hari ini, di Sekolah Favorite mana harus mendaftar? Sementara aku, apa yang akan kulakukan setelah ini? "Oh Allah, Engkaulah Maha Penyelesai dari setiap masalah, masalah ini besar bagiku tapi sangat mudah bagiMu."
Tiba-tiba Sosok itu datang dan menyapaku. Apa rencanaku esok hari, kemana aku akan melanjutkan sekolah. Masuk sepuluh terbaik, tidak sulit bagiku memilih sekolah Favorite. Tapi kenapa aku tidak memiliki jawaban atas pertanyaan itu??? "Mohon maaf Pak, saya tidak melanjutkan sekolah lagi, kondisi ekonomi orang tua saya sedang sulit". Sepertinya Orang itu tidak mau kalah dan malah menyalahkanku. "Uang bukan satu-satunya alasan yang menentukan sesorang berhasil atau tidak berhasil" bantahnya. "Dimana ada kemauan disitu ada jalan", lanjutnya. Aku mulai bingung dengan pernyataan itu, bagaimanapun juga sekolah membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apa lagi dalam situasi krisis ekonomi sperti ini. Tetapi tetap saja aku menjadi penasaran dan menanyakan penjelasan lebih lanjut tentang hal itu. Akhirnya kami berdiskusi tentang apa yang akan saya lakukan jika saya benar-benar ingin melanjutkan sekolah lagi. Semua yang dikatakan sangat masuk akal hingga akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan sekolah.
Beliau adalah orang pertama yang mendukungku untuk tetap belajar. Beliau adalah orang yang sangat penting dalam karirku. Beliau adalah orang tua keduaku. Beliau adalah Guru yang baik, yang patut digugu (didengarkan kata-katanya) dan ditiru. Beliau adalah Bapak Ahmad Jayuri, Guru Kesenian SMP N 2 Poncowati (SLTP N 3 Terbanggi Besar - Sekarang SLP N 1 Way Pengubuan). Nasehatnya mengantar saya hingga ke titik ini. Semoga Allah SWT selalu menjaga Bapak Ahmad Jayuri dan Keluarga dari segala kesusasahan.
Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kalian kerjakan. (Qs. Al Mujaadilah [58] : 11
| Achievement |
Beliau adalah orang pertama yang mendukungku untuk tetap belajar. Beliau adalah orang yang sangat penting dalam karirku. Beliau adalah orang tua keduaku. Beliau adalah Guru yang baik, yang patut digugu (didengarkan kata-katanya) dan ditiru. Beliau adalah Bapak Ahmad Jayuri, Guru Kesenian SMP N 2 Poncowati (SLTP N 3 Terbanggi Besar - Sekarang SLP N 1 Way Pengubuan). Nasehatnya mengantar saya hingga ke titik ini. Semoga Allah SWT selalu menjaga Bapak Ahmad Jayuri dan Keluarga dari segala kesusasahan.
Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit...
Tak ada gunung yang tak bisa untuk didaki...
Dimana ada kemauan disitu jalan...
Barang siapa bersungguh-sungguh niscaya akan berhasil...
Tak ada gunung yang tak bisa untuk didaki...
Dimana ada kemauan disitu jalan...
Barang siapa bersungguh-sungguh niscaya akan berhasil...
Akhirnya, kata-kata tinggalah kata tanpa sebuah tindakan nyata. Sugestikan pada diri kita "Aku adalah orang yang beruntung, apapun yang terjadi hari ini adalah tanda-tanda keberuntunganku".
يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kalian kerjakan. (Qs. Al Mujaadilah [58] : 11