Astaghfirullah...
Saya kesiangan, alarm tidak berbunyi yang ternyata handphone Blacberry saya mati. Padahal hari ini ada janji dengan team #SedekahRombongan untuk ikut presentasi di Plered, Purwakarta. Kang Eded (@ddsyaefudin) tidak saya hubungi. Akhirnya berhasil juga menghubungi Mba Retta yang sama-sama kesiangan. Singkat cerita, rombongan dari Jakarta menjemputku di Rest Area KM 19 Jakarta - Cikampek...
Terima kasih untuk teman-teman #SedekahRombongan terutama untuk @aisyahnka, Kang @wirawiry dan Om @ddsyaefudin serta seluruh team yang telah bersedia memperkenalkan saya dengan #SedekahRombongan. Ini adalah pertama kalinya saya menjadi seorang relawan (kurir) yang benar-benar nonKonvensional.
Menjadi kurir #SedekahRombongan 1000% digaji oleh ALLAH SWT kata @aisyahnka , kenapa? Karena kami para kurir melakukan (Mendatangi dan menyalurkan bantuan kepada kaum Dhuafa) tanpa mengambil Rp.1,- pun dari uang para donatur. Dan untuk biaya Operasional para kurir harus mengeluarkan biaya sendiri. Dan menurut saya, apa yang dikatakan @aisyahnka ada benarnya.
Lalu apakah #SedekahRombongan itu? Saya tidak punya kewajiban untuk menjelaskannnya, maka silahkan buka websitenya di www.sedekahrombongan.com atau Follow Twitter di @SRbergerak Insya Allah kita akan jelas setelah membacanya.
Akhirnya, Mari bersama menjadi "Manusia Yang Lebih Berarti Bagi Siapapun".
“Khairunnas anfa’uhum linnas”
“Sebaik-baik manusia diantaramu adl yg paling banyak mamfaat bagi orang lain.”